ID
IDBahasa IndonesiaENEnglishTRTürkçeFAفارسیTHไทยJA日本語ZH中文ARالعربيةVITiếng ViệtDEDeutschRUРусскийUKУкраїнська
Jogja Halal Fest #3 · 2026

Sambutan Para Pengarah

Pesan dan arah dari para tokoh yang mengawal kolaborasi, kualitas program, serta penguatan ekosistem halal Daerah Istimewa Yogyakarta menuju panggung internasional.

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Puji syukur kita panjatkan kepada Allah SWT atas segala limpahan rahmat-Nya sehingga rangkaian persiapan Jogja Halal Fest #3 Tahun 2026 dapat kita wujudkan bersama.

Daerah Istimewa Yogyakarta dikenal luas bukan hanya sebagai kota budaya dan pendidikan, tetapi juga sebagai wilayah dengan potensi ekonomi kreatif dan usaha kecil menengah yang sangat kaya. Sebagai Ketua KADIN DIY, saya melihat industri halal sebagai peluang besar untuk mempertemukan kekayaan tradisi dan kearifan lokal Yogyakarta dengan tuntutan pasar modern yang semakin memperhatikan aspek kehalalan produk, mulai dari kuliner, fesyen, kosmetik, hingga sektor pariwisata dan jasa.

Bagi kami di KADIN DIY, kekayaan budaya bukanlah sesuatu yang berdiri terpisah dari aktivitas ekonomi, melainkan justru menjadi salah satu nilai jual utama produk dan jasa asal Yogyakarta di tengah persaingan pasar yang semakin ketat. Produk kuliner tradisional, batik, kerajinan tangan, hingga jasa pariwisata berbasis budaya memiliki keunikan yang sulit ditiru daerah lain, dan ketika dikemas dengan standar kehalalan yang jelas, nilai tambahnya menjadi jauh lebih besar, baik di mata konsumen domestik maupun wisatawan dan pembeli mancanegara.

KADIN DIY menyambut kolaborasi dengan MES DIY dalam JHF #3 sebagai bentuk nyata sinergi antara komunitas ekonomi syariah dengan jejaring dunia usaha yang lebih luas. Melalui festival ini, kami ingin mendorong pelaku usaha di Yogyakarta, khususnya UMKM, untuk naik kelas dan siap bersaing di pasar yang lebih besar, baik melalui skema business to consumer maupun business to business. Kehadiran forum business matching menjadi ruang penting bagi para pelaku usaha untuk membangun jejaring dan kemitraan bisnis lintas daerah, bahkan lintas negara.

Kami juga mendorong agar semakin banyak pelaku usaha perempuan dan generasi muda Yogyakarta turut ambil bagian dalam JHF #3, mengingat keduanya menjadi kelompok yang selama ini sangat aktif menggerakkan sektor UMKM dan ekonomi kreatif berbasis rumahan maupun digital di DIY. Melalui pendampingan jaringan bisnis KADIN, kami berharap semakin banyak pelaku usaha kecil yang mampu naik kelas menjadi mitra bisnis yang setara bagi perusahaan besar maupun investor.

Kami berharap JHF #3 dapat menjadi titik temu antara pengusaha, investor, dan komunitas, sekaligus memperkuat citra Yogyakarta sebagai destinasi ekonomi dan bisnis yang ramah, berbudaya, dan berkelanjutan.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Yogyakarta, 27 Juli 2026
Ketua KADIN Daerah Istimewa YogyakartaGusti Kanjeng Ratu Mangkubumi

Bismillahirrahmanirrahim Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Alhamdulillahi rabbil 'alamin, puji syukur ke hadirat Allah SWT atas limpahan rahmat, taufik, dan hidayah-Nya sehingga persiapan acara Jogja Halal Fest (JHF) #3 Tahun 2026 dapat dilakukan dengan baik. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan Nabi Muhammad SAW, teladan dalam membangun kehidupan yang berkeadilan, berintegritas, dan membawa kemaslahatan bagi seluruh umat.

JHF merupakan salah satu ikhtiar bersama dalam memperkuat pengembangan ekosistem halal dan ekonomi syariah di Daerah Istimewa Yogyakarta sekaligus mendukung percepatan Indonesia sebagai pusat industri halal dunia. Festival ini tidak hanya menjadi ruang promosi produk dan layanan halal, tetapi juga menjadi wadah kolaborasi berbagai pemangku kepentingan dalam mendorong inovasi, investasi, edukasi, serta penguatan jejaring bisnis halal.

Alhamdulillah, penyelenggaraan Jogja Halal Fest selama dua periode sebelumnya telah menunjukkan hasil yang menggembirakan. Berkat dukungan pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, media, serta berbagai mitra strategis, JHF #1 (2018) dan JHF #2 (2023) telah sukses dan berkembang menjadi salah satu agenda ekonomi syariah yang mendapat perhatian luas dan berhasil menarik partisipasi pelaku usaha maupun masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia. Capaian tersebut menjadi modal penting untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pada tahun-tahun berikutnya.

Melalui penyelenggaraan JHF #3, kami memiliki tekad untuk membawa JHF naik ke level yang lebih tinggi. Tidak hanya menjadi festival halal berskala nasional, tetapi mulai dipersiapkan sebagai event halal bertaraf internasional yang mampu mempertemukan pelaku usaha, investor, akademisi, regulator, serta mitra global dalam satu ekosistem kolaborasi. Dengan potensi Yogyakarta sebagai kota pendidikan, budaya, pariwisata, dan pusat pengembangan ekonomi syariah, kami meyakini bahwa cita-cita tersebut sangat mungkin diwujudkan secara bertahap.

Optimisme tersebut didukung oleh semakin kuatnya ekosistem ekonomi syariah di Daerah Istimewa Yogyakarta. Sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, lembaga keuangan syariah, pelaku usaha halal, dan masyarakat telah melahirkan berbagai capaian yang membanggakan. Dalam tiga tahun berturut-turut, DIY berhasil meraih lima penghargaan dalam Anugerah Adinata Syariah yang diselenggarakan oleh KNEKS. Prestasi tersebut menunjukkan bahwa Yogyakarta memiliki fondasi yang kokoh untuk terus berkembang sebagai salah satu pusat ekonomi syariah nasional.

MES DIY memandang bahwa Jogja Halal Fest bukanlah sekadar kegiatan insidental ataupun festival tahunan, tetapi harus menjadi sebuah event berkelanjutan yang terus tumbuh dari tahun ke tahun. Oleh karena itu, kami sangat bersyukur dapat bergandengan tangan dengan KADIN Daerah Istimewa Yogyakarta dalam penyelenggaraan JHF #3 ini. Kolaborasi ini memiliki makna yang sangat strategis.

MES memiliki kekuatan dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah, sementara KADIN memiliki jejaring dunia usaha yang sangat luas. Ketika kedua kekuatan ini dipadukan, insya Allah akan lahir sinergi yang mampu memberikan manfaat nyata bagi perkembangan industri halal di Daerah Istimewa Yogyakarta. Kami berharap kemitraan ini tidak berhenti pada penyelenggaraan JHF #3 saja, tetapi menjadi fondasi kerja sama jangka panjang dalam membangun ekosistem halal yang semakin kuat, profesional, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.

Oleh karena itu, penyelenggaraan JHF #3 dirancang dengan pendekatan kolaboratif melalui sinergi pentahelix, yang melibatkan regulator dan pemerintah, dunia usaha halal, akademisi dan lembaga pendidikan, media, serta komunitas penggiat halal. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperluas dampak program, memperkuat daya saing pelaku usaha halal, serta membuka akses yang lebih luas menuju pasar nasional dan internasional.

Atas nama Masyarakat Ekonomi Syariah Daerah Istimewa Yogyakarta, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan kepercayaan terhadap penyelenggaraan Jogja Halal Fest. Semoga sinergi yang telah terbangun dapat terus diperkuat sehingga JHF mampu menjadi agenda strategis yang tidak hanya membanggakan Yogyakarta, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ekonomi syariah dan industri halal Indonesia di tingkat global.

Akhirnya, kami mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama menyukseskan Jogja Halal Fest #3 Tahun 2026 sebagai momentum memperkuat kolaborasi, mendorong inovasi, serta memperluas manfaat ekonomi syariah bagi kesejahteraan masyarakat. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kemudahan, keberkahan, dan meridhai setiap ikhtiar yang kita lakukan. Aamiin.

Wabillahi taufiq wal hidayah. Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Yogyakarta, 2026
Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Daerah Istimewa YogyakartaProf. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec.

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan kesempatan bagi kita untuk kembali menghadirkan Jogja Halal Fest, sebuah agenda strategis yang kini memasuki penyelenggaraan ketiganya.

Sebagai Ketua Steering Committee, tugas utama kami adalah memastikan bahwa arah dan substansi JHF #3 tetap selaras dengan visi besar yang melatarbelakanginya, yaitu memperkuat posisi Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai salah satu simpul penting dalam ekosistem halal nasional. Kepercayaan yang telah terbangun dari dua penyelenggaraan sebelumnya menjadi modal berharga, namun sekaligus tanggung jawab bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas, kredibilitas, dan dampak dari kegiatan ini.

Kolaborasi antara Masyarakat Ekonomi Syariah dan Kamar Dagang dan Industri DIY dalam JHF #3 bukan sekadar penggabungan dua organisasi, melainkan model kemitraan strategis antara komunitas ekonomi syariah dan dunia usaha secara luas. Pengarahan yang kami lakukan berfokus pada penguatan kurasi program, standar kualitas peserta dan produk halal yang ditampilkan, serta memastikan format business matching benar-benar menghasilkan nilai transaksi dan kerja sama nyata, bukan sekadar seremoni pameran.

Dalam menyusun arah strategis JHF #3, kami juga melakukan pembandingan dengan penyelenggaraan festival halal di berbagai daerah lain di Indonesia, guna memastikan bahwa standar kurasi, kualitas narasumber, serta rangkaian program yang kami tawarkan tidak kalah kompetitif, bahkan dapat menjadi rujukan. Kami mendorong agar JHF #3 tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial tahunan, melainkan menjadi bagian dari peta jalan jangka panjang penguatan ekosistem halal Daerah Istimewa Yogyakarta, yang keberlanjutannya dapat dirasakan jauh melampaui tiga hari penyelenggaraan.

Dengan skala yang dirancang lebih luas pada tahun ini, kami optimistis JHF #3 dapat menjadi rujukan bagi penyelenggaraan festival halal daerah lain di Indonesia, sekaligus memperkuat posisi tawar Yogyakarta di kancah ekonomi syariah nasional dan internasional. Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk turut mengawal capaian strategis ini bersama-sama.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Yogyakarta, 2026
Ketua Steering Committee Jogja Halal Fest #3Dr. Ir. Ahmad Syauqi Soeratno, M.M.

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Salam sejahtera bagi kita semua.

Gelaran Jogja Halal Fest yang ketiga (JHF #3) ini menampilkan beberapa perubahan dan perbaikan yang cukup signifikan, yaitu dengan menambah tagline business matching dan internasional. Pada JHF #1, acara sepenuhnya diselenggarakan oleh MES Daerah Istimewa Yogyakarta dengan konsep festival untuk B2C. Kemudian, JHF #2 diselenggarakan antara MES DIY dan mitra KADIN DIY, MUKISI, dan lainnya dengan konsep B2C serta mengundang buyer untuk kerja sama bisnis. Pada JHF #3, kerja sama penuh MES DIY dan KADIN DIY beserta dukungan dari mitra lainnya berusaha menampilkan gelaran untuk B2C, B2B, juga melibatkan mitra luar negeri.

Tujuan penyelenggaraan JHF adalah memberdayakan potensi usaha ekonomi kecil, mikro, dan menengah, serta memperkuat korporasi besar dalam pengembangan ekonomi regional dan nasional yang berbasis pada produk halal. Tujuan kedua adalah membangun kerja sama bisnis, sehingga nantinya tercipta iklim dan ekosistem ekonomi berbasis halal yang inklusif, sehat, higienis, dan bersih.

Untuk itulah dalam gelaran JHF #3 ini akan disajikan beberapa festival dan pameran produk halal, literasi dan edukasi produk halal, diskusi dan dialog bisnis, kerja sama bisnis, serta penghargaan kepada mereka yang telah menginisiasi dan sukses berbisnis dengan basis produk halal. Selain itu, JHF #3 tahun 2026 menyajikan kajian-kajian yang melibatkan tokoh dari Muhammadiyah dan Aisyiyah, tokoh NU dan Muslimat seperti Gus Baha (KH Ahmad Bahauddin Nursalim), Ustaz Das'ad Latif, Ustaz Irfan, dan lainnya. JHF #3 juga bekerja sama dengan kampus, sekolah, serta organisasi besar lainnya untuk mengisi kegiatan pra-acara dan selama penyelenggaraan.

Dengan usaha sedemikian rupa dan melibatkan banyak organisasi, korporasi, kampus dan sekolah, beserta instansi kementerian dan lembaga nasional, JHF #3 akan mampu mendatangkan lebih dari 50.000 pengunjung.

Oleh karena itu, kami memohon doa dan dukungan, serta bantuan dan keterlibatan berbagai pihak, terutama para mitra, donatur, dan sponsor, untuk bersama-sama menyukseskan gelaran JHF #3 dan menyongsong pertumbuhan ekonomi halal yang inklusif dan maju. Dengan demikian, cita-cita nasional untuk menjadikan industri halal di tanah air sebagai nomor satu di dunia dapat kita wujudkan melalui langkah-langkah yang kita lakukan bersama.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Yogyakarta, 2026
Ketua Organizing Committee Jogja Halal Fest #3Drs. Heroe Poerwadi, M.A.

Sambutan lengkap ini disusun berdasarkan proposal resmi Jogja Halal Fest #3. Lihat dokumen sumber untuk informasi acara selengkapnya.